Mama Papua menangis

Oleh : Daniel Isaba

Mahasiswa tingkat II STFT Fajar Timur


Papua Indahnya negeriku
Bukit dan lembah
Gunung dan sungai
Lautan dan daratan
Terbentang luas dan mempesona setiap insan yang memandangnya
 
Burung di udara dan ikan di laut
Bersabar dan setia merajut hidup yang harmonis
Hingga pemburu datang dan pergi membawa nyawanya
hingga waktu terus berjalan dan hingga
Para pembunuh berganti profesi bermisi operasional
 
Tak terbayangkan kejamnya ego profesimu
Mama Papua mengamuk kepada para berdasi
Mama papua ditodong oleh si jago
Mama papua berdiri dibalik layar
Mama Papua menangis
 
Bercucuran air mata dan bermandi darah
Mama papua berjalan di atas kisah tak bermuara
Drama hidup diputar kembali
Mama papua hidup luka diatas luka
Hak bersuara diinjak-injak
 
Darah mengalir tak berkesudahan
Membasahi negeri yang tak bersalah
Menyuburkan bibit kapitalis berwajah dua
Memelihara ibu pertiwa yang tak punya hati nurani

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.