Gelar pentas seni budaya Mahasiswa STPK memperkokoh Persatuan


Jayapura. SUARAFAJARTIMUR.com – Mahasiswa Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik St. Yohanes Rasul Jayapura menggelar pentas seni budaya di lingkungan kampus STPK dengan tema “Mencintai keragaman budaya sebagai kekayaan bangsa yang memperkokoh persatuan diantara mahasiswa/i STPK.  (18/09/2021)
Pastor Paulus Satyo Istandar, selaku ketua sekolah, mengatakan bahwa penampilan budaya adalah bagian dari Mencintai keragaman budaya sebagai kekayaan bangsa yang memperkokoh persatuan diantara mahasiswa/i STPK St. Yohanes Rasul Jayapura. Dengan demikian, kita mau menunjukan rasa persaudaraan dalam perbedaan suku yang ada. Kita satu di dalam Injil, kita sama-sama untuk hidup bersama dan untuk dapat mewartakan”. ungkapnya.
Lanjut Paulus, “kita menggelar pentas seni ini supaya nilai-nilai kebudayaan jangan hilang. Sering kali kita terjerumus dalam dunia modern jadi sering kita lupa bahwa kita bukan harus menyingkirkan atau harus menampilkan terus menerus juga, tetapi nilai itu harus ada supaya kesejatian hidup orang atau suku masing-masing itu dapat dihayati dan dapat dirasakan. Kalau budaya itu tetap ada orang akan hidup sejati walaupun ada tantangan dengan arus moderanisasi yang ada”. Ungkapnya.

Anselmus Nong, mewakili salah satu peserta pentas seni mengatakan, “pentas seni membuat kita senang, bergembira karena perpaduan suku itu ditampilkan. Kita bisa mengetahui setiap suku itu punya pakaian adat, tarian dan arti-arti dari semua perlengkapan jadi dengan begitu kita bisa bertukar pikiran supaya kita bisa mengetahui arti dari pakaian itu supaya ketika kita di lapangan, kita bisa menyesuaikan diri dengan umat”. Ungkapnya
Anselmus mengatakan bahwa keikutsertaan dalam pentas seni ini merupakan upaya untuk mengetahui setiap suku yang ada di STPK. “sebagai katekis, nantinya saat kembali ke umat, kita bisa tau budaya setiap suku yang sudah di pentaskan disini, karena disini adalah perwakilan setiap suku yang ada”. Ungkapnya.

Pentas seni budaya mengikutsertakan 18 suku yaitu: Suku Dani, Mee, Ngalum, Maumere, Ende, Bajawa, Kamoro, Timor Leste, Toraja, Kei, Tanimbar, Adonara, Lembata, Larantuka, Jawa, Manggarai, Fak-fak, Negekeo.
 
Liputan: Theo B. Iyai
Editor    : Juan Izak

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.