CUBITAN UNTUK KITA SEMUA

 
Oleh: Roberta Muyapa
Entah bagaimana logikanya… Seorang ibu-ibu kaya berbelanja, langkah kakinya terhenti di depan seorang penjual sayur mayur nan sederhana.
Berapa harga satu ikat kangkung?..“Ibu penjual sayur menjawab:
“Sepuluh ribu Rupiah.. saja Bu…!”.
Si ibu kaya itu lalu berkata:
“3 ikat = Dua puluh Ribu Rupiah Ya…?”.
“Wah, nggak dapat Bu…”. Jawab penjual sayur
“Ya udah, kalau gitu saya nggak jadi beli”. Kemudian si ibu kaya itu pergi dg perlahan
Dengan wajah memelas, akhirnya si penjual kangkung itu berkata:
“Ya sudahlah bu… Ambillah..!”.
Si perempuan kaya itu membeli dengan perasaan menang. Ia sangat bahagia.
Di lain waktu, ibu kaya itu makan di sebuah restoran mewah bersama keluarganya. Setelah selesai makan ia minta kwitansi pembayaran. Di sana tertulis 415 ribu.
Ibu itu mengeluarkan lembaran 100 ribu sebanyak 5 lembar, kemudian memberikannya kepada pelayan restoran yang membawa kwitansi, lalu ia berpesan:
Kembaliannya ambil saja.. anggap sebagai uang tips!”.
Hal seperti ini sering terjadi dalam masyarakat. Banyak manusia yang merasa hebat ketika bisa menekan orang lemah, tapi melunak dan segan kepada orang yang memang sudah berpenghasilan besar juga.
Ayo kita buat gerakan TIDAK menawar kepada penjual-penjual sayuran atau makanan yang dijual oleh orang-orang kecil, terlebih kepada teman dan tetangga, bila harganya masih terbilang wajar. BERNIATLAH untuk membantu melalui kepedulian. Pdt. HarisYoangka.
)* Penulis Adalah Aktivis Feminisme, Yang Banyak Mengadvokasi Masalah Pasar Mama-Mama Asli Papua di Nabire-Papua.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.