Mario Vegas Rua Riwu

Mahasiswa STFT Fajar Timur

Durjana terlahir dari tindakan mahkluk fana…

Keegoisan serta rasionalisasi diletakan dalam bejana…

Tertampung-tampung yang dikumpulkanya…

 

Kesadisan, menyedihkan, kekosongan iba, semua menjadi kuyup…

Tak ada batasan yang menghadang atau tak ada yang dapat menutup…

 

Mulut manis, tidak sejalan terhadap hati yang tulus…

Mulut manis, seakan mewakili hati yang mulus…

Itulah sebabnya datanglah janji manis….

 

Individu-individu yang tersingkirkan srmakin digeserkan…

Yang melarat, drastis menikmati penurunan…

Yang miskin terus-menerus merasakan…

 

Masihkah menyebut dunia yang salah?…

Masih fitnah dunia yang tak elok rasanya?…

 

Kau tergelincir dalam terkecoh…

Masikah bercemooh?…

 

Dunia telah menyediakan keistimewaan…

Namun kau terlahir seakan membunuh dunia yang mengindahkan…

 

Kemanakah kau sembunyikan rasa ibamu?…

Sudah kah kau menelanya dalam sikapmu?…

 

Darah orang-orang benar kau sirnahkan…

Darah orang-orang bengis kau peliharakan…

 

Masikah kau menyebut dunia ini tak adil?…

Inikah yang dinamakan sabil?…