Mario Vegas

mahasiswa STFT Fajar Timur

 

Kala itu, bahagia dan pilu berperang habis-habisan…

Batin mengajak kedua kaki melangkah tuk  menikmati senja yang indah dalam pandangan…

Disebuah taman dengan rimbunya cemara-cemara yang saling bersapaan…

Disitulah pertentangan bahagia dan pilu diredahkan…

Jingga yang indah warnanya, menghiasi sekitaran taman yang penuh dengan sepoi-sepoi angin…

Awal mula disitulah aku merebus sorak riang dalam bejana yang besar…

Kuhidangkan dalam meja bundar…

Aku terseduh haru oleh bantuan senja berwarna jingga…

Batinku yang luka, ku jahit kembali dengan benang-benang sutera..

Meskipun nampak bekas, namun telah tertutup luka yang luas melebar…

Aku tahu senja berwarna jingga, indah sekali saat dipotret oleh paancaran mata yang terkoar…

Disana aku memicing mata dengan menghembuskan napas setara berjalanya detik jam…

Aku telah menciptakan dongkrakan legah dalam menebas kelam..

Pikiran dan perasaanku berjalan bersama tajamnya pedang untuk menggoresi pertentangan agar terbungkam…