Oleh: Timotius Boma

Pendidikan adalah pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian.

Oleh karena itu, pendidikan sejarah sangat penting bagi generasi muda saat ini. Generasi merupakan agen perubahan dan pewarisan ras, budaya serta bahasa daerah.

Banyak generasi muda yang belum memahami sejarah tentang kebudayaan mereka saat ini terutama kepada anak-anak muda Papua.

Pada hal, Sejarah itu ilmu yang menyelidiki perkembangan-perkembangan mengenai peristiwa dan kejadian di masa lampau. Sejarah merupakan kejadian dan peristiwa yang berhubungan dengan manusia, yang menyangkut perubahan nyata di dalam kehidupan manusia. Sejarah merupakan cerita yang tersusun secara sistematis, kredibel serta lengkap.

Namun di Papua walaupun wejangan sejarah dipelajari oleh generasi muda sejak Sekolah Menengah Pertama (SMP) namun materi yang disajikan bukan sejarah perkembangan Papua.

Namun, mereka sajikan sejarah luar Papua yakni Jawa, Sumatera, Kalimantan, Bali, Jakarta dan lain-lain.

Pantaskah anak muda Papua nempelajari budaya luar sementara budaya mereka sendiri masih belum mereka pahami?

Pantaskah parah guru atau dosen sajikan sejarah Indonesia bagi anak-anak Papua?

Yang perlu belajar budaya luar ialah anak-anak muda non Papua bukan anak Papua, anak-anak muda Papua perlu disajikan tentang Sejarah Papua, karena asal usul mereka dari papua bukan dari luar Papua.

Sehingga anak Papua diwajibkan belajar tentang Sejarah perkembangan Papua dari zaman ke zaman, Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pendidikan perlu merombak Mata Pelajaran yang perlu disajikan di setiap Sekolah yang ada di Papua.

Sejarah Papua perlu dimasukan dalam Mata Kelajaran atau Kurikulum yang dipelajari oleh anak-anak Sekolah di setiap lembaga Pendidikan yang ada di Papua.

Jika tidak dimasukan maka sangat disayangkan bagi generasi muda serta budaya dan sejarah Papua akan punah diatas negeri kita sendiri di Bumi Cenderawasih.

Hal itu realita yang sedang dan suda terjadi di tanah Papua ini, seketika ditanya kepada anak-anak muda Papua tentang Sejarah serta budaya Papua mereka sangat tidak bisa untuk menjawabnya.

Bukan karena mereka tidak tahu, tetapi mereka minim akan wejangan yang disajikan tentang Sejarah perkembangan dan budaya Papua di setiap lembaga Pendidikan yang ada di Papua.

Lembaga Pendidikan menjadi sala satu wadah untuk mereka mendapatkan wejangan tentang Sejarah Papua selain dari keluarga.

Walaupun, tanggun jawab orang tua untuk mengajarkan sejarah dari rumah namun beragam tipe orang tua sehingga, tidak semua orang tua mengajarkan anak-anak tentang Sejarah Papua.

Sehingga, Lembaga Pendidikan yang mereka imbani itu menjadi sala satu wadah yang mereka bisa mendapatkan sumber wejangan tentang Sejarah Papua.

Karena, Sejarah merupakan bagian dari kehidupan manusia dan manusia tidak terlepas dari sejarah itu sendiri.

)* Penulis Adalah Mahasiswa Universitas Cenderawasih Jayapura-Papua.