Jayapura-Suara Fajar Timur.com. MELALUI tendangan pinalti pada menit ke 4 babak pertama pertandingan sepak bola antara tim Papua dan Aceh. Dari garis putih, sepakan Ricky Ricardo Cawor yang mengubah kedudukan menjadi 1:0.

Melalui serangan-serangan yang dibangun anak-anak asuhan Eduard Ivakdalam, tidak lama selang gol pertama. Tim Papua memainkan tempo permainan dengan tenang. Mereka menguasai gerak lawan. Meski beberapa kali tim Aceh mencoba melewati beberapa pemain Papua hingga di depan kipper Papua, nampaknya sulit.
Serangan balik tim Papua yang sangat cepat menuju gawang Aceh yang sepintas kelabakan. Itu terjadi dimenit ke 22, dan melalui sepakan tajam, Cawor menambah gol untuk Papua 2:0. Dua gol dicetak Cawor di laga pertama.

Hingga dilanjutkan ke babak kedua. Banyak peluang anak-anak Aceh di depan gawang Papua,namun, belum bisa diselesaikan dengan maksimal.
Tambahan waktu empat menit, hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan. Tim besutan Fakhri Husaini (Aceh) belum bisa mencetak gol. Dengan demikian, tim sepak bola Papua meraih medali emas di PON XX Papua. Tim Papua unggul dari Aceh.

Suasana pertandingan liga Final antara team Papua dan Aceh di Stadion Mandala Papua, Kamis (14/10/202.
Fhoto: Alvonsa Wayap

Pertandingan yang berlangsung sangat seru dengan penuh euvoria kemenangan. Suasana itu sudah terlihat sebelum pertandingan dimulai pukul 16.00 WIT. Dari pantauan suaraperempuanpapua.id di Stadion Madala sore itu, seluruh sudut lapangan dibanjiri para pecinta sepakbola, simpatisan dan semua pendukung yang datang untuk memberikan dukungannya kepada tim Papua.

Riuh terdengar pukulan drum bend yang menggema diselingi lagu-lagu penyemangat lainnya dengan kata,”itu bukan, Aceh(ko) punya. Itu…Papua yang punya. Diakhiri dengan yel-yel,”Papua, Torang Bisa!”[] Alfonsa Wayap