Oksibil- Rabu, 8 september 2021.  Tentara Pembebasan Nasional-Papua Barat (TPN-PB) kodap XV Ngalum-Kupel kembali melakukan penyerangan dan pembakaran  di Jln. Trans Papua Oksibil-Jayapura. Peristiwa tersebut terjadi tepatnya di ujung jalan kampung Mangabip disitrik Oksebang Kabupaten Pegunungan Bintang (Rabu, 08/09/21) sekitar pukul 03:00 pagi kemarin.

Sesuai laporan yang diterima dari lokasi kejadian di distrik Oksebang  bahwa ” sudah bakar  8 unit exapator dan 2 buah truk milik perusahaan yang tengah mengerjakan jalan trans tersebut, ungkap salah seorang anggota TPN-PB yang enggan menyebutkan namanya.

Menurutnya, kejadian ini sebagai reaksi dari aksi ditangkapnya dua anggota TPN-PB Ngalum- Kupel di distrik Batom, Kabupaten Pegunungan Bintang beberapa hari lalu seperti yang dilansir dari media https://www.tniad.mil.id bahwa “Koramil 1715-05/ Batom beserta dengan linmas distrik Batom yang berhasil menangkap dua anggota TPN-PB pada tanggal 7 September 2021  di Distik Batom Kabupaten pegunungan Bintang. Penangkapan yang berdasar pada beberapa alat bukti : Dua pucuk senjata M16, 1 pucuk senjata double loop, dua pucuk senjata rakitan,  amunisi 5,56 mm 35 butir, amunisi GLM 2 butir, 2 buah handphone, 6 buah senjata tajam, satu buah solar cell, 5 buah flash disk, 1 buah bendera Bintang Kejora, 3 buah bendera Buka, 2 buah bendera Buka kecil, 1 buah katapel, satu lembar foto copy KK, 1  kartu kesehatan, 2 lembar tiket peswat, 1 buah buku saku, 8 buah tas, 1 buah tenda payung, 1 lembar kartu anggota atas inisial YU (36) dan KU (42).

Sehingga pada aksi ini dengan tegas TPN-PB Ngalum-Kupel menyatakan bertanggung jawab atas kejadian ini dan akan terus beraksi dan berjuang untuk kemerdakan Papua Barat.

Dan untuk situasi saat ini di Distik Batom Kabupaten Pegunungan Bintang belum kondusif dan juga tempat kejadian di Distik Oksebang Kampung Mangabip saat ini tidak aman. Demikian laporan  Via Telepon yang diterima oleh media siang ini.

 

Editor : Melpianus Uropmabin