Oleh: Yohanes Kayame                                                                                                                                    (Alumni STFT Fajar Timur, Abepura)

 

Setiap kata atau perkataan dalam budaya tertentu memiliki makna-makna yang amat penting dan mendalam. Kata amanai adalah ucapan yang sering digunakan dalam budaya suku Mee untuk memberi salam kepada seseorang. Amanai akan  akan diucapkan saat bertemu ataupun berpisah dengan seseorang. Kata ini termasuk ucapan “selamat berjumpa” jika bertemu seseorang atapun ucapan “selamat tinggal” jika ingin berpisah dengan orang lain. Hal itu lumrah dilakukan oleh siapapun dalam budaya manapun dengan cara-cara tertentu dengan bahasanya masing-masing. Bagi penulis, kata amanai memiliki refleksi yang mendalam dan bermakna bagi kehidupan. Maka dalam tulisan ini penulis ingin mengulas makna-makna dari kata ini agar bermanfaat.

Pengertian etimologi kata amanai

Secara etimologis kata amanai berasal dari bahasa Mee. Kata tersebut terdiri dari dua suku kata yakni ama dan nai. Kata ama artinya susu atau payudara perempuan. Sedangkan kata nai berarti minum atau makan; singkatan dari kata naitai artinya bapa. Jadi amanai adalah minum susu, minum Air Susu Ibu (ASI).

Kata ini akan diucapkan jika berjumpa dengan satu orang saja. Biasanya diucapkan seperti ini “kokey amanai” arti lurusnya “kamu (laki-laki) minum air susu”. Sedangkan untuk banyak orang (jamak) digunakan kata amanowei. Misalnya, “kowakei amanowei” artinya kalian minum air susu. Jika dipahami dengan begitu saja tidak akan dapat artinya. Kalimat “kamu/kalian minum air susu” akan berbunyi seperti sebuah kalimat perintah. Seakan memerintahkan seseorang atau banyak orang untuk meminum susu yang mungkin sudah disediakan. Semacam tawaran untuk minum susu. Namun ada makna tertentu yang tersirat dalam kata-kata itu.

Penggunaan kata amanai

Sebenarnya amanai adalah kata yang diucapkan seorang mama untuk menyususi anaknya. Saat setelah anaknya menangis berlebihan, mamanya mengetahui anaknya minta sesuatu. Salah satu permintaan anak adalah agar ibu dapat memberi ASI kepadanya. Mamanya akan langsung memberikan ASI kepada  anaknya, sambil mengucapkan kata seperti ini “ kagipai/kagiwau ani yokadaba o amanai” artinya Anakku tersayang, ini minum air susu”. Mamanya memberikan ASI dengan penuh kasih sayang hingga anaknya tenang bahkan tertidur pulas. Anaknya merasa tentram, damai, dan bahagia karena ibunya telah memperhatikannya dengan penuh cinta kasih. Ibunya juga merasa tenang, tentram dan bahagia karena anaknya tidak rewel lagi. Kemudian dapat menyelesaikan pekerjaan yang ditunda karena hendak menyusui anaknya.

Kemudian kata amanai  digunakan pada saat berjumpa atau berpisah dengan seseorang. Maksud dari kata ini sama yakni memberi salam kepada orang. Biasanya, kalimat yang sering muncul seperti “kokei amanai”, atau  “kagipai amanai” atau “kowakei amanowei” atau bentuk femininnya “kagiwau amanai” atau kowakou amanowei”. Artinya dari kata-kata itu hanya mau mengucapkan selamat datang atau selamat berjumpa.

Kata amanai kebanyakan digunakan oleh orang kedua setelah orang pertama menyapa. Orang pertama yang menyapa akan memberi salam seperti ini “kokei koyao” atau “kowakau koyao” atau bentuk jamaknya “kowakou koyao”. Kemudian orang kedua akan membalasnya salamnya dengan kata amanai atau koyao. Misalnya, kagipai amanai, kokey amanai atau kagipai koyao, kokei koyao adalah ucapan selamat kepada dia laki-laki. Sedangkan untuk perempuan dapat memberi salam seperti ini kagiwau amanai ,kowakou amanowei atau kagiwau koyao, kowakou koyao. Kata amanai dan koyao memiliki kesamaan yakni ucapan salam. Namun perbedaannya, kata koyao adalah ucapan selamat yang lumrah dan biasa, sedangkan amanai adalah ucapan salam yang memiliki makna yang mendalam.

Makna kata amanai

Makna-makna yang terkandung didalam kata amanai adalah sebagai berikut:

  • Ungkapan rasa Cinta Kasih

Kata amanai sesungguhnya mengungkapkan rasa cinta kasih yang mendalam kepada orang yang dijumpainya. Seperti seorang mama yang menyusui anaknya dengan penuh kasih sayang dan mengatakan amanai atau minum susu. Seorang mama yang yang menyayangi anaknya dengan penuh perhatian. Orang yang mengatakan amanai, secara tidak langsung juga menyampaikan rasa kasih sayang yang besar kepadanya. Orang tersebut bertindak seperti seorang mama yang memberi ASI kepada orang yang diberi salam dengan penuh cinta kasih. Amanai bukan hanya sekedar memberi salam tetapi unkapan rasa cinta kasih yang mendalam.

Setelah amanai diucapkan, orang yang menerima salam tersebut merasakan suasana diterima, dicintai, dikasihi oleh orang yang dijumpai. Maka suasana menjadi suasana yang tenang, damai dan tentram tanpa pertikaian di antara mereka. Sehingga pertemuan mereka adalah pertemuan yang damai, pertemuan yang penuh kebahagiaan dan pertemuan yang membangkitkan harapan.

  • Ungkapan Rasa Hormat

Ketika orang terkesan dengan kehadiran dan pembicaraan seseorang akan diberi pujian sebagai rasa hormat. Apalagi pembicaraan itu sungguh sangat mengena di lubuk hati seseorang. Orang akan cenderung mengucapkan amanai. Ungkapan itu juga sebagai persetujuan atas pembicaraannya.

  • Kepedulian

Orang yang mengucapkan kata amanai mengungkapkan rasa peduli terhadap orang yang dijumpainya. Ia peduli telah melakukan kontak dengannya. Kepedulian ini amat mendalam, seperti seorang mama yang peduli dengan anaknya rewel minta disusui. Kepedulian mama yang sesibuk apapun akan menyusui agar anaknya tetap sehat. Mama akan meninggalkan pekerjaan yang sedang dikerjakan hanya untuk menyusui (amameni) anaknya.

Rasa peduli  itu bukan hanya perjumpaan yang biasa tetapi perjumpaan yang amat terkesan karena obrolan yang menarik. Barangkali perjumpaan itu membawa nuansa baru ataupun harapan-harapan baru antara orang diberi salam dan yang memberi salam.

  • Ungkapan Kebahagiaan

Ketika orang menceritakan perjuangan hidup yang ditempuh lalu mencapai kesuksesan, orang akan cenderung mengucapkan selamat. Orang akan kipo moti (salam khas pegunungan papua) sambil mengucapkan kata amanai. Ungkapan ini semacam rasa kebahagiaan. Orang lain yang ikut merasa berbahagia oleh karena kesuksesan yang dicapainya.

Dengan demikian kata amanai adalah ucapan salam yang memiliki maknanya yakni ungkapan rasa cinta kasih, kebahagiaan, rasa hormat dan kepedulian terhadap sesama. Ketika orang mengucapkan salam dengan amanai akan mengubah suasana menjadi suasana yang damai, bahagia dan gembira antara sesama. Penulis menyadari bahwa masih banyak nilai yang dapat kita peroleh. Maka akhir dari tulisan ini, saya ingin mengajak agar orang Mee dapat memahami arti kata ini dan menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu kita menciptakan suasana penuh cinta kasih, kedamaian antara sesama. (*)