JAYAPURA-SUARA FAJAR TIMUR.COM. Mahasiswa dan Mahasiswi Corban University , Universitas Pelita Harapan (UPH) dan Papua Hope Language Institute (PHLI) melakukan perjalan dari HIS ke honese Island pada hari ini (Minggu, 07/3/2021).

Sebelumnya Nia yang merupakan supervisor putri menginformasikan perjalanan akan dimulai pada jam 8 pagi, namun dengan melihat beberapa hal, dirinya dan jajarannya memutuskan perjalanan dimulai pada jam 9:00 pagi dari HIS ke Hosena Island.

“Kami sudah beritahu perjalanan akan dimulai jam 8 tapi karena kami harus siapkan makanan dan tunggu Pertamina buka sehingga kita akan mulai trip pada jam 9 pagi,” kata Nia menjelaskan.

Sambungannya, saya beri kesempatan untuk mengawali perjalanan kita dalam doa. Setelah itu harap untuk menaiki pada dua Van, karena kita jumlah semua ada 36 orang , masing-masing Van dapat 18 orang, “ujar Nia arahkan.

Sebelum perjalanan itu, secara spontan diawali dengan doa , doa pembuka dipimpin oleh Ichat, satu dari supervisor.

Perjalanan dari HIS ke Palau Hosena telah memakan kurang lebih 1 jam, sesuai tiba pada pulau yang ditujuh langsung dikoordinir oleh Nia. Kata Nia, akan ada beberapa agenda hari ini yang akan dilakukan dipulau ini , agennya sebagai berikut : Devotion atau Ibadah, Games dan free time (bebas lakukan kegiatan apa saja. Secara langsung saya berikan waktu kepada speaker atau leaders kita hari ini,”ungkap Nia.

Jessi dan Aris yang adalah Corban University Stdudents memimpin Dalam beberapa agenda yang telah dibuat itu Ibadah itu dipimpin secara bersama .

“Kami akan nyanyikan beberapa lagu, yang mana adalah sebagai berikut :Kaulah Saudaraku, Terimakasih Yesus dan lainnya,” jelas Aris Memimpin.

Sementara itu, kata Jessi kami akan buka dan baca bersama ayat Kejadian 1 :31. Setelah membacakan ayat tersebut Jessi langsung mengarah kan agar setiap peserta mencari dan mengidentifikasi ciptaan Tuhan yang memiliki manfaat dalam kehidupan kita (manusia), Jessi batasi benda atau tumbuhan yang harus dicari merupakan dari pulau (hal yang ada disekitar pulau itu).

” Saya bagikan 5 grup dan masing-masing grup akan share dan jelaskan apa yang dibahas dalam grupnya ,” ujar Jessi.

Lanjutnya, saya beri lima menit untuk kalian cari dan identifikasi tumbuhan (ciptaanNya) yang dapat bermanfaat bagi kehidupan kita, ” Jelas Jessi.

Setalah diskusi dan identifikasi dalam grup , Jessi yang merupakan speaker meminta agar setiap grup share sehingga masing grup telah presentasikan apa yang di diskusikan, yang didiskusikan dalam grup adalah sebagai berikut : Daun Kelapa (bisa digunakan untuk buat sapu lidi sehingga kita akan sehat dan bersih), Air sebagai sumber kehidupan tanpa air tidak bisa hidup, Tanah jika tidak ada tanah tumbuhan tidak hidup juga kita, dan Batu yang mana kita bisa gunakan untuk membangun fondasi rumah yang kokoh dan kuat.

Setelah itu dilanjuti dengan beberapa games, telah dilakukannya dalam kurang lebih 30 menit sambung juga dengan makan dan free activity. Melalui pantauan media , mereka telah menghabiskan waktu dipula tersebut selama kurang lebih 3 jam dan balik ke asrama nya.

Reporter : Eman Muyapa

Publisher: Erick Bitdana