JAYAPURA-SUARA FAJAR TIMUR.COM. Hillcrest International School, Sentani, Papua. Dalam suasana kekeluargaan Sara Kobepa memilih topik Cinta atau Kasih dihari Valentine Day (Hari Kasih Sayang) Pada Minggu (14/02/2021)

Dengan merenungkan bersama tentang kasih Kristus bahwa “Yesus telah sayang dan cinta kita dengan cara mati di kayu salib , dimana Dia mati untuk menghapus dosa kita, dari zaman Adam hingga saat ini “.kata Sara Kobepa kepada Media ini.

Lanjutnya, karena Tuhan sudah cinta kita dahulu makanya dalam kegiatan ini kami pilih topik Cinta supaya kita saling mengasihi satu sama lain “Jelas nya.

Kegiatan ini kami lakukan gabungan dengan students laki-laki namun kami tidak telah memberi kesempatan kepada mereka untuk menjadi bagian dari pemimpin kegiatan ini karena kami konfirmasi mereka dalam Minggu ini, juga waktu tidak telah mendukung untuk proses latihan “Ujar Kobepa Menambahkan.

Sebelumnya dirinya dan teman-temannya telah konfirmasi kepada pihak operasional Papua Hope Language Institute (PHLI) dalam Rangkah bantuan finansial. Kami sudah konfirmasi dengan pihak Operasional PHLI melalui koordinasi RAs ,sehingga kegiatan ini telah disponsori oleh instansi tersebut”Kata Kobepa.

Sementara itu, Setalah kegiatan Alfius Kallem mengatakan dirinya mendefinisikan Love atau Cinta berdasarkan perspektifnya.

Kallem, Menurut saya Cinta atau Kasih itu jika tanpa aksi it doen’t sense karena kita harus jadi pemberi juga sebagai penerima Cinta sebab Tuhan Yesus telah mati di kayu salib untuk kita ” kupasnya menutup.

Pewarta :Eman

Publisher: Erick Bitdana