MENATAP SALIB

Saat kami berjalan bersama,
Bapa, mama, aku dan adik.
Membagi ceria bersama mama,
Satu tubuh berbadan dua.

Ada selib di jalan salib,
Terbentang tinggi dan menjulang.
Di sana mama tersalib,
Memandang kami berjalan salib.

Mama merupai, wajah Yesus,
Sejak tiga hari lalu.
Kini mama merupai Kristus,
Bangkit bersama Yesus Kristus.

Salib bukan tanda penderitaan,
Bukan tanda kekalahan.
Dengan salib Yesus bangkit,
Berkat salib membangkitkan mama.

Pasir II, 07 Agustus 2020
Oleh: Enjel Degei