Doc. Pribadi

 

Mahasiswa Antusias Mengikuti Lomba

ABEPURA- SUARA FAJAR TIMUR.COM. Rabu/30/09/20.  Seminari Tinggi Interdiosesan Yerusalem Baru, menggelar kegiatan perlombaan meliputi lomba membaca Kitab Suci dan lomba Mazmur.  Perlombaan ini berlangsung di lingkungan Seminari Tinggi Interdioesan Yerusalem Baru, Abepura-Papua. Sebelum kegiatan berlangsung, dirayakan dengan misa pembukaan yang dipimpin oleh Romo Harsono, Pendamping (Pembina konfrater Rumah Study Manokwari-Sorong. Perlombaan dalam hal ini, merupakan kegiatan yang setiap tahun dilakukan oleh Badan Kepengurusan Seminari Tinggi Interdiosesan Regio Papua.

Menyongsong Bulan Kitab Suci Nasional tahun 2020, KWI (Konferensi Wali Gereja Indonesia) mengajak setiap umat beriman untuk merefleksikan hidup dalam terang Injil guna mengarungi tuntutan zaman yang makin kompleks dan hilang arah dan hakekat manusia dengan hadirnya Pandemi Covid-19 dan tantangan zaman. Sehingga thema yang diusung  merupakan suatu refleksi analitis atas situasi zaman untuk direfleksikan dan dihidupi sebagai Terang bagi kehidupan umat beriman. Oleh karena itu, Thema yang menjadi pokok refleksi bagi umat katolik tahun ini adalah “Mewartakan Kabar Baik Di Tengah Krisis Iman Dan Identitas”.  Thema bulan Kitab Suci Nasional ini  sekali lagi mengajak umat kristiani untuk melihat pengalaman hidup yang banyak kali mengalami krisis identitas dan iman, dimana semua orang beriman mulai mengenal era milenial dan menerapkan proses kehidupannya sehingga, terbawah situasi arus kehidupan nyata, akhirnya menyimpang dari kehidupan kristiani.

Doc. Pribadi
Foto bersama usai Perlombahan

 

Hal ini disampaikan pula oleh Pastor Salmon, di awal perlombaan berlangsung bahwa “para frater praja diantar untuk mengenal sebuah hakekat pemenang. Menurutnya “Di dalam sebuah perlombaan tidak ada namanya saya lebih hebat dan kamu tidak hebat, kamu jelek, kamu harus dibunuh, hal-hal semacam ini juga harus jauhi. Sementara itu masih dalam hangatnya suasana lomba, para frater interdiosesan yang diwakili oleh masing-masing angkatan memberi semangat kepada rekan-rekannya untuk tetap berjuang dengan memberi support untuk terus bertahan dan mendapatkan pemenang dalam lomba, pada kesempatan ini para frater terwakili mengikuti lomba mazmur. Dalam acara lomba kali ini para frater tampak , ingin menunjukan yel-yel yang dibawakan oleh masing- masing angkatan, suasana setelah lomba makin seru ditambah dentuman Tifa dengan yel-yel yang dibawahkan mewakili dari setiap  tingkat.

Tujuan dari kegiatan ini adalah demi memufuk persaudaraan, persatuan dan kesatuan sebagai satu keluarga dalam satu Honai yaitu Seminari Tinggi Interdiosesan Yerusalem Baru. Hal yang menjadi sebuah pokok bahasan adalah bagaimana menghadirkan Tuhan lewat kehidupan di zaman sekarang dengan menyediakan waktu untuk membaca Kitab Suci. Dan salah satu hal yang dapat menjadi jembatan ialah membaca kitab suci sebagai bentuk kedekatan sekaligus kecintaan kita terhadap Tuhan, sebab “Tidak Membaca Kitab Suci berarti tidak mengenal Tuhan” demikian pesan St. Hironimus sebagai pegangan kita. Sehingga kegiatan lomba yang diadakan mengajak para Mahasiswa Seminari Tinggi Regio Papua untuk menjadi pewarta yang baik. Dengan menghadirkan beberapa Suster dan Pastor untuk mendampingi sekaligus mengoreksi berupa saran dalam proses lomba yang dilakukan oleh beberapa perwakilan unggul dari setiap angkatan Mahasiswa Seminari Tinggi Interdiosesan Yerusalem Baru juga mengoreksi bagi para frater interdiosesan mengenai sikap-sikap dasar liturgy. Hal yang sama dikatakan oleh Pastor Pastor. Maximilian Boas Pegan. Pr mewakili tim juri  sekaligus (Pembina rumah studi St. Nicholaus, Keuskupan Agung Merauke). Kata Pastor Max “Menjadi seorang lektor berarti menyuarakan suara dari Allah, mewartakan kabar Allah. Kita yang adalah calon imam juga kepada para imam hendaklah mengerti dan memahami sikap dasar berliturgi juga kita dituntut untuk harus secara baik mempersiapkan diri untuk membaca Firman Tuhan, agar nantinya dapat membaca dengan benar kepada umat kita dan pewartaan yang bernilai dilihat dari sikap dan teladan hidup kita sebagai Imam ” tandasnya dengan tegas. Oleh karena itu, kegiatan ini dilaksanakan demi mencapai tujuan tersebut. Ada pun laporan kegiatan secara lengkap dari panitia penyelenggara sebagai berikut;

Laporan Kronologis Rangkaian Kegiatan Bulan Kitab Suci Nasional 2020

Berkaitan dengan rangkaian kegiatan selama Bulan Kitab Suci Nasional tahun 2020 di Seminari Tinggi Interdiosesan Yerusalem Baru, Abepura, Jayapura, maka diselenggarakan beberapa kegiatan antara lain:

  1. 01 Sept. 2020 Misa Pembukaan Bulan Kitab Suci Nasional 2020 di kapela masing-masing (Kristus Bangkit, kapela RSDDN, Maria Vianney) pukul. 06.00 WIT. (Ada rencana bahwa misa akan diselenggarakan sore hari. Akan tetapi rencana tersebut dibatalkan mengingat adanya agenda pertemuan BEM STFT Fajar Timur dengan pihak kampus terkait kebijakan permintaan anggaran dari Kementrian Agama RI).
  2. Jumat, 04 Sept. 2020. Rapat perdana Panitia Kecil yang diikuti semua tingkat II. Rapat ini membahas kegiatan-kegiatan yang akan diselenggarakan selama Bulan Kitab Suci Nasional 2020. Panitia kecil mengusulkan diadakan 3 lomba yakni: Lomba Lektor, Lomba Mazmur dan Lomba Kor. Menurut perhitungan panitia, lomba akan diselenggarakan setiap hari Jumat tanggal 11, 18 dan 25 September. Adapun tujuan lomba bukan untuk mencari juara melainkan sebagai sarana berlatih. Dengan demikian, diputuskan bahwa setiap akhir lomba, para juri akan menerangkan (memberi masukan tentang menjadi Lektor dan menjadi pemazmur yang baik).
  3. Minggu, 05 Sept.2020 rapat para Pembina yang memutuskan bahwa hanya akan dilaksanakan 2 lomba yaitu lomba lektor dan mazmur, sementara itu, perihal teknis perlombaan adalah menjadi tanggungjawab panitia lomba.
  4. Selasa, 08 september (juga pada 15 dan 22 September) dilaksanakan pendalaman Bulan Kitab Suci per keuskupan dengan bahan yang telah dipersiapkan. (keuskupan Agats, Timika dan Manokwari-Sorong setiap pukul 20.00 WIT, sementara Keuskupan Jayapura pukul 17.00 WIT).
  5. Selasa, 08 September rapat bersama perwakilan setiap angkatan yang berada di Komunitas 3 keuskupan. Rapat ini membahas seputar jalannya perlombaan, tujuan perlombaan serta mendengar masukan dari perwakilan setiap angkatan.
  6. Kamis, 10 September 2020 rapat II panitia kecil membahas seputar dewan juri lomba, hal-hal teknis perlombaan, persiapan lomba (terkait surat-menyurat ke masing-masing rumah studi dan juri lomba) serta hadiah perlombaan. Mengingat keterbatasan anggaran dari ekonom seminari yakni sebesar Rp. 1.000.000, maka setiap perlombaan akan dihitung jumlah poin. Total poin untuk setiap lomba akan menghasilkan juara I, II dan III. Juara I akan mendapatkan Rp. 400.000, juara II Rp. 300.000 dan Juara III Rp. 200.000. sementara itu, akan dipilih juara favorit (tingkat dengan yel-yel terbaik). Juara favorit akan mendapatkan hadiah Rp. 100.000.
  7. Sabtu, 12 September 2020 penarikan undian nomor peserta tingkat I mendapat nomor undi 1, PS nomor undi 2, tingkat II nomor undi 3, tingkat IV nomor undi 4 dan tingkat III nomor undi 5. Demikian halnya dengan pemilihan mazmur, dari 3 mazmur yang disediakan tingkat I dan II akan menyanyikan mazmur “Bersyukurlah Kepada Tuhan, karna Baiklah Dia” tingkat III dan IV akan menyanyikan mazmur “Kasihanilah ya Tuhan, Kaulah pengampun yang Rahim dan belaskasihMu tak terhingga”, sementara PS akan menyanyikan mazmur “Perlihatkanlah kepada kami, kasih Setia-Mu ya Tuhan”.
  8. Jumat, 18 September 2020 Usai misa bersama yang diikuti semua frater STIYB pukul. 20.00 dilaksanakan lomba perdana yakni lomba baca Kitab Suci. Acara ini dibuka dengan Sambutan dari P. Hilarius Salmon/ Prefek Spiritualitas, pemukulan tifa yang menandai pembukaan acara, serta perlombaan. Perlombaan diikuti setiap tingkat dan disaksikan sebagian besar frater dari 5 keuskupan di Seminari Tinggi Interdiosesan Yerusalem Baru. Tingkat I diwakili oleh Fr. Mario Vegas (K. Jayapura), II oleh Fr. Maselinus Nong Heri (K. jayapura), III Fr. Sebedeus Mote (K. Timika), IV Fr. Felixio Putra Doni Goran (K. Timika), PS (Fr. Johanes M. Tage (K. Manokwari-Sorong). Setelah setiap peserta menampilkan tampilannya, dewan juri (Sr. M. Donata PRR, RD. Maximilian B. Pegan dan RD. Medardus P. Harsono) mengadakan rembuk dan penghitungan poin, sementara itu para frater menikmati snack yang telah disediakan. Setelah dewan juri menghitung poin, dewan juri memberi pelatihan singkat soal “menjadi lektor yang baik”. Semua juri memberikan masukannya terutama soal hal-hal teknis membaca (mata memandang setiap sisi ruangan, tangan memegang bacaan yang melambangkan kesatuan dengan sabda yang diwartakan serta penekanan pada inti dari bacaan tersebut). acara ini diakhiri dengan penguman poin tertinggi dan completorium bersama. Berdasarkan perolehan poin tingkat I mendapat juara V dengan poin 1195, tingkat III mendapat juara IV dengan poin 1235, tingkat IV mendapat juara III dengan poin 1345, tingkat II mendapat juara II dengan poin 1345 serta PS mendapat juara I dengan poin 1470.
  9. Jumat, 25 September 2020 Usai misa bersama yang diikuti semua frater STIYB, pukul. 20.00 dilaksanakan lomba Mazmur. Acara ini diawali dengan menyanyikan lagu “Domi Dou”. Perlombaan diikuti setiap tingkat dan disaksikan sebagian besar frater dari 5 keuskupan di Seminari Tinggi Interdiosesan Yerusalem Baru. Tingkat I diwakili oleh Fr.Yohakim Yakpai (K.A. Merauke), II oleh Fr. Piet Tuturop (KMS), III Fr. Laurensius Opeyaya (K. Timika), IV Fr. Jefri Izak Kolo (KMS), PS (Fr. Yustinus Adriano Roni (K. Manokwari-Sorong). Setelah setiap peserta menampilkan tampilannya, dewan juri (Sr. Monica Pauang JMJ, RD. Kurnia dan RD. Hilarius Salmon) mengadakan rembuk dan penghitungan poin, sementara itu para frater menikmati snack yang telah disediakan. Sebelum dewan juri mengumumkan poin, Sinter Official menampilkan lagu terbaru yang merupakan hasil cover dari lagu “Baca Kitab Suci”. Sebelum membaca hasil, RD. Salmon mewakili para juri untuk memberikan masukan. Masukan terutama menyoroti soal mimik yang sepatutnya disesuaikan dengan jenis mazmur.  acara ini diakhiri dengan penguman poin tertinggi dan completorium bersama. Berdasarkan perolehan poin tingkat III mendapat juara V dengan perolehan poin 1065, tingkat IV mendapat juara IV dengan perolehan poin 1070, tingkat II mendapat juara III dengan perolehan poin 1115, tingkat I mendapat juara II dengan perolehan poin 1070, dan PS mendapat juara I dengan perolehan poin 1150. Acara ditutup foto bersama dan completorium.
  10. Selasa, 29 September 2020, 17.30 WIT dilaksanakan pendalaman kitab suci bersama yang diberikan oleh Sr. M. Donata PRR. Suster membawakan tema “Kabar gembira sebagai jawaban di tengah krisis iman dan Identitas”. Sebagaimana tema besar yang ditawarkan KWI, Sr. Donata menjabarkan tema tersebut kepada peserta pendalaman yang adalah para frater 5 keuskupan, para Pembina rumah studia serta kedua suster dari komunitas JMJ.
  11. Rabu, 30 September 2020, pkl. 17.00 WIT diselenggarakan misa penutupan Bulan Kitab Suci Nasional yang diawali dengan fragmen singkat seputar masuknya Injil di tanah Aplimapom (pegunungan Bintang). Fragmen ini dipentaskan oleh para frater dari suku Ngalum yang sebagian besar adalah para frater keuskupan Jayapura. Sebelumnya semua frater yang sebagian besar menggunakan pakaian tradisional daerah mengadakan perarakan kitab suci dari wisma salib suci Asmat menuju Kapela Kristus bangkit, di pertengahan perjalananlah dipentaskan fragmen singkat tersebut. misa yang dirayakan bernuasa inkulturatif yang disponsori oleh kor dari Keuskupan Agung Merauke. Sementara itu, para juara lomba lektor dan mazmur menjadi penanggungjawab liturgi hari tersebut bersama dengan misdinar dari Keuskupan Manokwari Sorong dan dekorasi altar dari fr. Yopi (K. Jayapura). Usai misa, acara dilanjutkan dengan ramah tamah di ruang makan. Dalam ramah tamah, Pater Salmon memberikan sepatah- dua kata dan lalu dilanjutkan dengan pengumuman pemenang lomba dan pembagian hadiah. Berdasarkan penghitungan poin, juara I berasal dari frater PS dengan poin 2620. Juara II diraih peserta dari tingkat II dengan poin 2550 dan juara III diraih peserta dari tingkat IV dengan poin 2415. Sementara itu para frater tingkat IV juga memperoleh juara favorit. Sementara itu, Juara IV diraih peserta dari tingkat I dengan skor poin 2360. Juara V diraih tingkat III dengan skor poin 2260. Demikian Laporan kronologis pada rangkaian kegiatan Bulan Kitab Suci Nasional 2020 di Seminari Tinggi Interdiosesan Yerusalem Baru Abepura, Jayapura.

        Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan kitab suci nasional pada tanggal 18 dan 25 september 2020 di Aula St. Yosep dan ditutup pada 30 September 2020. Misa syukur penutupan Bulan Kitab Suci ini dimeriahkan oleh para frater dari Suku Ngalum Kabupaten Pegunungan Bintang (Mewakili Keuskupan Jayapura) tentang gambaran para Misionaris membawa Injil di tanah Aplim-Apom dalam situasi perang. Kegiatan tersebut berlangsung dengan meriah pada awal misa dipertunjukan sebuah atraksi singkat tentang sejarah dan gambaran umum terkait Misi Keselamatan yang dibawahkan oleh para Missionaris di Papua terlebih khusus di tanah Aplim-Apom Kabupaten Pegungungan Bintang. Dan penanggungjawab liturgy oleh Rumah Study St. Nicolaus, Keuskupan Agung Merauke dengan paduan suara Merdu dari Suku Muyu, Mandobo, Marind, Anim-Ha. Kegiatan diawali pada sore hari Pukul 17:00 WIP dan diakhiri diakhiri dengan makan bersama dan sayonara. (*) Narasumber: Zeperino Juan

Publisher: Erick Bitdana